Kamis, 23 November 2017

KARAKTERISTIK ENERGI LISTRIK


  • Komponen aktif :
  1. Sumber tegangan
  2. Sumber arus
  • Komponen pasif
  1. Resistor
  2. Kapasitor
  3. Inductor/indikstansi/lilitan/kumparan

  1. SUMBER TEGANGAN
Karakteristik sumber tegangan ideal :
  1. Menghasilkan tegangan yang tetap
  2. Tidak tergantung pada arus yang mengalir pada sumber tersebut

Klasifikasi sumber tegangan :
  1. Sumber tegangan bebas
  2. Sumber egangan tidak bebas

  1. SUMBER ARUS
Karakteristik sumber arus ideal :
  1. Menghasilkan arus yang tetap
  2. Tidak bergantung pada tegangan dari sumber arus
Karakteristik sumber arus
  1. Sumber arus bebas
  2. Sumber arus tidak bebas

  1. RESISTOR
Fungsi resistor :
  1. Penghambat arus
  2. Pembagi arus
  3. Pembagi tegangan
Nilai resistansi dari suatu resistor berdasarkan :
  • Hambatan jenis bahan resistor (tergantung dari bahan pembuatnya)
  • Panjang
  • Luas penampang resistor

Apabila arus melewati resistor maka akan terjadi beda potensial di kedua ujung terminalnya (Hukum Ohm)


  1. KAPASITOR
Fungsi kapasitor :
  1. Membagi arius dc yang mengalir pada kapasitor
  2. Menyimpa energy dalam bentuk medan listrik

ARUS LISTRIK,ENERGI DAN DAYA LISTRIK
Definisi arus listrik yang mengalir dari kutub positif (+) ke kutub negatif (-) baterai (kebalikan arah untuk gerakan elektronnya)
Arah arus
250px-Notasi_arus.svg
Definisi arus listrik yang mengalir dari kutub positif (+) ke kutub negatif (-) baterai (kebalikan arah untuk gerakan elektronnya)
Pada diagram digambarkan panah arus searah dengan arah pergerakan partikel bermuatan positif (muatan positif) atau disebut dengan istilah arus konvensional. Pembawa muatan positif tersebut akan bergerak dari kutub positif baterai menuju ke kutub negatif.Pada kenyataannya, pembawa muatan dalam sebuah penghantar listrik adalah partikel-partikel elektron bermuatan negatif yang didorong oleh medan listrik mengalir berlawan arah dengan arus konvensional. Sayangnya, dengan alasan sejarah, digunakan konvensi berikut ini:
Panah arus digambarkan searah dengan arah pergerakan seharusnya dari pembawa muatan positif, walaupun pada kenyataannya pembawa muatan adalah muatan negatif dan bergerak pada arah berlawanan.
Konvensi demikian dapat digunakan pada sebagian besar keadaan karena dapat diasumsikan bahwa pergerakan pembawa muatan positif memiliki efek yang sama dengan pergerakan pembawa muatan negatif
SUMBER 2
KCL
Arus yang mengalir masuk suatu percabangan sama dengan arus yang mengalir keluar dari percabangan tersebut. i1 + i4 = i2 + i3
KONSEP ENERGI DAN DAYA
1. Energi Listrik
Energi listrik merupakan suatu bentuk energi yang berasal dari sumber arus. Energi listrik dapat diubah menjadi bentuk lain, misalnya:
• Energi listrik menjadi energi kalor / panas, contoh: seterika, solder, dan kompor listrik.
• Energi listrik menjadi energi cahaya, contoh: lampu.
• Energi listrik menjadi energi mekanik, contoh: motor listrik.
• Energi listrik menjadi energi kimia, contoh: peristiwa pengisian accu, peristiwa penyepuhan (peristiwa melapisi logam dengan logam lain).
Jika arus listrik mengalir pada suatu penghantar yang berhambatan R, maka sumber arus akan mengeluarkan energi pada penghantar yang bergantung pada:
• Beda potensial pada ujung-ujung penghantar (V).
• Kuat arus yang mengalir pada penghantar (i).
• Waktu atau lamanya arus mengalir (t).
Berdasarkan pernyataan di atas, dan karena harga V = R.i, maka persamaan energi listrik dapat dirumuskan dalam bentuk :
W = V.i.t
= (R.i).i.t
W = i^2.R.t (dalam satuan watt-detik)
dan karena i = V/R, maka persamaan energi listrik dapat pula dirumuskan dengan:
W = i^2.R.t
= (V/R^2.R.t
W = V^2.t/R (dalam satuan watt-detik)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar